Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

Tipe Data Array, Slice, dan Map di Golang

Updated
•2 min read•View as Markdown
Tipe Data Array, Slice, dan Map di Golang

Setelah sebelumnya kita sudah membahas tipe data string, boolean dan number, sekarang kita lanjutkan dengan beberapa tipe data penting yang sering digunakan, yaitu Array, Slice, dan Map.

  • Array digunakan untuk menyimpan sejumlah elemen dengan panjang tetap.

  • Slice adalah versi fleksibel dari array yang dapat berubah ukurannya.

  • Map adalah struktur data key-value yang memungkinkan penyimpanan dan pencarian data secara efisien.

Artikel ini akan membahas konsep dasar serta contoh implementasi dari masing-masing struktur data tersebut.

1. Array di Golang

Array adalah kumpulan elemen dengan jumlah yang tetap dan tipe data yang sama.

Contoh Penggunaan Array:

package main
import "fmt"

func main() {
    var numbers [5]int // Deklarasi array dengan panjang 5
    numbers[0] = 10    // Mengisi elemen pertama dengan nilai 10
    fmt.Println(numbers)

    // Deklarasi dan inisialisasi langsung
    names := [3]string{"Andi", "Budi", "Citra"}
    fmt.Println(names)
}

Karakteristik Array:

  • Panjangnya tetap.

  • Tidak bisa diubah ukurannya setelah dideklarasikan.

  • Harus memiliki elemen dengan tipe data yang sama.

2. Slice di Golang

Slice adalah bagian dari array yang ukurannya bisa berubah secara dinamis.

Contoh Penggunaan Slice:

package main
import "fmt"

func main() {
    numbers := []int{1, 2, 3, 4, 5} // Slice tanpa panjang tetap
    fmt.Println(numbers)

    // Menambahkan elemen ke dalam slice
    numbers = append(numbers, 6, 7, 8)
    fmt.Println(numbers)

    // Membuat slice dari array
    arr := [5]int{10, 20, 30, 40, 50}
    slice := arr[1:4] // Memotong dari indeks 1 sampai sebelum indeks 4
    fmt.Println(slice)
}

Karakteristik Slice:

  • Berbasis array tetapi lebih fleksibel.

  • Bisa berubah ukuran menggunakan append().

  • Bisa diambil dari array atau dibuat langsung.

3. Map di Golang

Map adalah struktur data key-value yang mirip dengan dictionary di Python atau objek di JavaScript.

Contoh Penggunaan Map:

package main
import "fmt"

func main() {
    person := make(map[string]string) // Deklarasi map
    person["name"] = "Alice"
    person["age"] = "25"
    fmt.Println(person)

    // Deklarasi dan inisialisasi langsung
    student := map[string]int{
        "John": 90,
        "Jane": 85,
        "Doe": 80,
    }
    fmt.Println(student)

    // Menghapus elemen dari map
    delete(student, "Doe")
    fmt.Println(student)
}

Karakteristik Map:

  • Berisi pasangan key-value.

  • Tidak memiliki urutan tetap.

  • Bisa bertipe map[KeyType]ValueType.

Kesimpulan

  • Array memiliki ukuran tetap dan hanya bisa menyimpan tipe data yang sama.

  • Slice lebih fleksibel dibanding array karena bisa bertambah ukurannya.

  • Map digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk key-value yang cepat untuk pencarian.

Itulah dasar penggunaan array, slice, dan map di Golang. Semoga bermanfaat!

Golang Basic

Part 5 of 13

**Golang Basic** adalah seri artikel untuk pemula yang ingin memahami dasar-dasar Go. Anda akan belajar sintaks, variabel, control flow, fungsi, pointer, dan concurrency. Setelah menyelesaikan seri ini, Anda siap membangun aplikasi dengan Golang! 🚀

Up next

Panduan Lengkap If-Else dan Switch dalam Golang

1. Pengenalan If-Else Dalam bahasa pemrograman Golang, if dan else digunakan untuk pengambilan keputusan dalam suatu program. Dengan if, kita bisa mengevaluasi suatu kondisi, dan berdasarkan hasilnya (benar atau salah), program akan mengeksekusi blok...